Etika Bergaul Di Tempat Kerja

Etika Bergaul Di Tempat Kerja

Selain pekerjaan itu sendiri, tidak ada yang lebih penting ketimbang menjalin hubungan baik dengan rekan kerja di kantor. Intinya, anda harus menjadi setengah pekerja setengah diplomat. Bagaimana caranya? Berikut ada 8 etiket sederhana yang bisa anda lakukan hari ini juga:

1. Setiap orang punya nama
Kelemahan banyak orang ialah tidak mengingat nama. Untuk hari-hari pertama bekerja, dihalalkan untuk tidak menyebut nama orang karena belum hafal. Tapi jika sudah bekerja minimal beberapa bulan, sebaiknya anda menyapa setiap rekan dengan nama mereka. Memanggil orang dengan nama akan memberi kesan bahwa anda peduli dan identitas orang lain penting untuk anda.

2. Tidak membedakan
Jangan sampai anda terkenal sebagai bagian dari “kelompok” yang hanya bergaul dengan orang yang sama, apalagi dari kalangan tertentu setiap harinya. Biasakan untuk berbincang dengan mereka yang menjadi satpam atau office boy, dan jangan segan pula untuk memulai perbincangan dengan para bos.

3. Gosip
Sebisa mungkin hindari gosip. Bahkan mendengar gosip-pun sebaiknya anda hindari. Pasalnya gosip akan membuat anda ‘tercemar’ dengan omongan miring yang mungkin bisa mempengaruhi pekerjaan anda sendiri. Menyebar gosip sama dengan fitnah, dan mendengar gosip sama dengan menjadi penadah barang curian. Karena itu lebih baik anda pergi jauh-jauh dari para penggosip sebelum lama-lama mendapat cap “penggosip” di dahi anda.

4. Dua & tiga kata tersulit
Dua kata tersulit ialah “maafkan saya” dan tiga kata tersulit ialah “saya memang salah”. Dalam tempat kerja, dua hal diatas harus belajar anda diucapkan jika terjadi error dalam pekerjaan anda. Belajar untuk mengenyampingkan ego dan mengakui bahwa kita tidak sempurna adalah hal terhormat yang bisa anda praktikkan di tempat kerja.

5. Memuji
Jangan lupa memberi pujian kepada pekerjaan orang lain. Pastikan anda tidak berlebihan dan pastikan pujian tersebut berasal dari hati anda. Kalau tidak , anda akan terlihat palsu, dibuat-buat, dan malah terkesan sedang menjilat.

6. Jangan takut membantu
Betapa indahnya jika anda bisa menerapkan prinsip saling membantu di kantor yang penuh dengan persaingan sekalipun. Jika ada rekan yang membutuhkan bantuan berbentuk jasa, ilmu atau keuangan sekalipun, jadilah orang pertama yang menawarkan bantuan, semampu anda tentunya.

7. Kata-kata
Gampang sekali untuk mengumbar janji dan kata-kata. Padahal kredibilitas seseorang dinilai dari kata-katanya. Jangan katakan apapun yang tidak mampu anda lakukan atau tepati. Jika karena omongan anda, anda bisa kehilangan kepercayaan orang lain, maka anda sebaiknya berhati-hati dan mulai belajar mengekang lidah.

8. Si sombong
Rahasia umum, orang sombong yang suka pamer pasti tidak disukai banyak orang. Sebaliknya, mereka yang rendah hati menjadi favorit banyak orang. Karena itu jika anda pernah mendapat kritik tentang betapa sombongnya anda, anda perlu mulai introspeksi diri. Jika tidak adapun yang berkomentar tentang anda, tidak ada salahnya untuk tetap belajar lebih rendah hati baik lewat sikap maupun perkataan.

Kantor anda tentunya dipenuhi oleh berbagai macam tipe orang dengan pikiran, harga diri, dan emosinya masing-masing. Karena itu anda tidak bisa bersikap egois dan tidak perduli dengan mereka. Menjadi diplomat yang baik di kantor akan membuat hubungan manusia anda menjadi lebih baik pula. Dengan demikian, suasana kerja bisa menjadi lebih menyenangkan.
(liv)

TrackBack Identifier URI